Komputer Bank Australia diserang Virus China
-0- -
0
Sydney: Sejumlah komputer dari Reserve Bank of Australia (RBA) telah dihack, ucap seorang pekerja resmi pusat bank tersebut. Dari beberapa laporan menyebutkan bahwa penyerangan tersebut terjadi oleh virus China yang bertujuan mencari data sensitif milik bank. Bank tersebut memaparkan tentang penyerangan virus ini setelah ada investigasi oleh The Australian Financian Review yang mendapati beberapa komputer yang terkena beberapa infeksi virus.
![]() |
| (gambar depan) Reserve Bank of Australia |
Pekerja resmi bank menyatakan bahwa virus G20 pernah ada namun terbatas hanya kepada beberapa komputer saja. Kabar terakhir yang kami peroleh, tidak ada pernyataan tegas dari pihak bank mengenai data apa yang telah dicuri/hilang atas terjadinya serangan virus ini. Dan tidak ada kabar lebih lanjut mengenai data bank yang dihubungkan dengan negara China.
Departemen Pertahanan memberitahukan bahwa virus G20 yang telah tersebar seperti ini memiliki dampak ancaman yang serius. Setidaknya 65% penyerangan komputer akhir-akhir ini di Australia memiliki fokus utama yaitu di bidang ekonomi. Penyerangan ini akan mengarah kepada informasi perjanjian bisnis, hak intelektual, data sains, dan beberapa perjanjian negara.
Pernah terjadi pada 2011 ini bahwa bank tersebut berada pada daftar incaran penyerangan dalam perencanaan 2012 tersebut. Hal ini didapati dari sebuah email yang telah diterima oleh pihak bank. Terdapat beberapa email yang dibuat seolah-olah menyerupai email pekerja namun memiliki arah lain yaitu pengumpulan data secara terselubung.
Sumber: Bharian.
Tagged as: Attack, Australia, Australian, Berita, Berita terbaru, China, FGroup, FGroup Indonesia, news, Trojan, Virus
Get Updates
Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.
Share This Post
Related posts






0 comments: