Hongkong: Datacenter Di Bawah Tanah

-0- - 0

FGroup, FGroup Indonesia, Berita, Berita Terbaru, Kabar Terbaru, Kabar, News, Hongkong: Datacenter dalam bawah tanah
Keadaan Bawah Tanah
di atas 1.100 km2 di daratan, dengan harga properti tertinggi di dunia, Hongkong kini ingin menjadi IT Bisnis terbesar. "Data Center di bawah tanah dengan keadaan selalu dingin."

Rekan Hilary Cordells menyatakan bahwa, perencanaan telah berjalan untuk menggali lebih dalam (kawasan) bawah tanah. Dikutip dari  The Register. "Pembangunan gua batu dapat berjalan lancar, dan penggunaan Data Center di dalamnya juga merupakan ide yang bagus." Ucap Cordells pada acara Datacentre Space Asia Conference minggu lalu. "Hal ini sudah dalam perencanaan pemerintah, dan akan ada tindak lanjut lebih detail kedepannya. Tetapi akan ada lokasi lain yang lebih strategis untuk itu."

Setelah diteliti (feasibility study) oleh SAR dari Departement Perkembangan dan Teknik Sipil perusahaan Arup, dua pertiga dari tanah kawasan Hongkong  memiliki kemungkinan yang tinggi untuk digali. Lima kawasan telah terdeteksi dengan 20 ha sebagai kawasan pertama. Dilaporkan pula oleh Arup, bahwa sekitar 400 fasilitas pemerintahan telah disesuaikan untuk pengembangan dalam penggunaan di gua batu tersebut. Disarankan pula penggunaan hal lain turut disertakan dalam gua tersebut. Lab penelitian, maintenance depot, dan crematoriums. Untuk penelitian sains atau proyek rahasia pemerintah, penggunaan gua ini lebih sesuai jika digunakan. Tanya saja kepada Bruce Wayne.

Dilaporkan pula bahwa keadaan lingkungan mungkin akan berpengaruh lebih sensitif dari sebelumnya, mengingat Tai Lam Country Park dimana terdapat jalur kereta api bawah tanah (yang telah disesuaikan ekologinya termasuk tanaman, dan pepohonan lain sebagai penunjang). Bisa dikatakan disana sebagai lokasi yang dijadikan sebagai contoh, dengan Projek International misalnya, Norway Gjovik Mountain Hall, yang dapat mengakomodasi sekitar 5.500 orang dengan kapasitas penggunaan olahraga dan musik di dalamnya.

Hongkong yang dikenal akan kekokohannya dalam dunia perbankan, telah menarik berbagai IT Bisnis beberapa tahun ini. Hongkong pula ingin mentargetkan untuk mendapatkan saham yang pantas dikawasan ini. Dalam International IT Fest tahun ini, "Kami memiliki system perbankan yang legal, pertahanan IP yang baik, dan informasi yang leluasa dengan beberapa bencana alam. Inilah yang dapat kami tawarkan di Hongkong." Ucap Daniel Lai yang melaporkan kepada pihak The Register.

Bagaimanapun juga, dengan harga properti dan tanah yang semakin melunjak tinggi di dunia, keikutsertaan pemerintah dalam pemindahan data center ke dalam bawah tanah bukanlah pilihan yang luar biasa. Bahkan ada pernyataan yang telah disampaikan oleh Arup, "Pemerintah berlepas tangan dari hal ini." Itu berarti menandakan bahwa pemerintah lebih menunjuk pihak swasta untuk melakukan pelaksanaan hal tersebut. "Untuk menarik pihak swasta, sejumlah angka insentif diperlukan untuk membuat proses pengembangan ini lebih menarik lagi. Misalnya, premi tanah prefensial, dan pengembangan pajak yang potensial."

Sumber: Wired.co.uk

Get Updates

Subscribe to our e-mail newsletter to receive updates.

Share This Post

Related posts

0 comments:

Sponsor

Sponsor

Sponsor

Sponsor

Sponsor


Situs Pilihan - Dunia-Asmaradana.com

SA Link Directory

Sponsor

Sponsor

100% Backlink Indonesia
© 2013-2015 FGroup Indonesia. Semua logo beserta data yang tercantum di dalam website ini mengacu kepada sumber terpercaya dan juga dengan jalinan kerjasama Tim (CV) Zephyr
© 2013 FGroup Indonesia. WP Theme-junkie converted by BloggerTheme9
.
back to top